Antara pagi dan malam hari

TENANGLAH hatiku, kerana langit tak pun mendengari
Tenanglah, kerana bumi dibebani dengan ratapan kesedihan.
Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu.
Tenanglah, kerana roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahsiamu, dan bayang-bayang tak berhenti dihadapan mimpi-mimpi.
Tenanglah, hatiku. Tenanglah hingga fajar tiba, kerana dia yang menanti pagi dengan sabar akan menyambut pagi dengan kekuatan. Dia yang mencintai cahaya, dicintai cahaya.
Tenanglah hatiku, dan dengarkan ucapanku.

DALAM mimpi aku melihat seekor murai menyanyi saat dia terbang di atas kawah gunung berapi yang meletus.
Kulihat sekuntum bunga Lili menyembulkan kelopaknya di balik salju.
Kulihat seorang bidadari telanjang menari-menari di antara batu-batu kubur.
Kulihat seorang anak tertawa sambil bermain dengan tengkorak-tengkorak.
Kulihat semua makhluk ini dalam sebuah mimpi. Ketika aku terjaga dan memandang sekelilingku, kulihat gunung berapi memuntahkan nyala api, tapi tak kudengar murai bernyanyi, juga tak kulihat dia terbang.
Kulihat langit menaburkan salju di atas padang dan lembah, dilapisi warna putih mayat dari bunga lili yang membeku.
Kulihat kuburan-kuburan, berderet-deret, tegak di hadapan zaman-zaman yang tenang. Tapi tak satu pun kulihat di sana yang bergoyang dalam tarian, juga tidak yang tertunduk dalam doa.
Saat terjaga, kulihat kesedihan dan kepedihan; ke manakah perginya kegembiraan dan kesenangan impian?
Mengapa keindahan mimpi lenyap, dan bagaimana gambaran-gambarannya menghilang? Bagaimana mungkin jiwa tertahan sampai sang tidur membawa kembali roh-roh dari hasrat dan harapannya?

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Subuh ini…

Yang mengistirahatkanmu dari lelah
Saat embun belum juga meresap pada dedaunan
Dan mentari belum muncul dari peraduannya
Saat bulan masih berkuasa di langit barat
Dan sebelum mentari mengusirnya secara tersirat

Aku teringat saat di mana kutitipkan pesan pada malaikat tuk membuka matamu
Sesaat saja..
Karena kuyakin, kau kan enggan menutupnya lagi
Karena hari ini begitu indah
Karena akan ada aku yang slalu menghiasi harimu dengan senyum
Hingga kau tak mau meluputkan keindahannya walau hanya sedetik saja

Bangunlah sayang..
Buka matamu
Datanglah pada-Nya dan berdoalah agar keindahan ini abadi

13 March 09
[aku teringat kembali saat itu]
*RyzQa

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.